selamat datang di website resmi lpp rri pontianak, kalimantan barat          ¤          Simak Siaran kami Programa 1 dengan Frekuensi 104,2 Mhz dan Programa 2 di Frekuensi 101,8 Mhz          ¤          

SEKDA KALBAR : PNS KKU HARUS BERSIKAP NETRAL

Sekretaris Daerah Kalbar, M. Zeet Hamdy Asoovie meminta seluruh jajaran PNS di Kabupaten Kayong Utara (KKU) untuk bersikap netral dalam Pilkada KKU 2013. Para PNS diminta untuk tidak mendukung atau berafiliasi demi kemenangan salah satu pasangan calon dalam suatu proses Pilkada.

Disamping adanya larangan terhadap PNS untuk terlibat kegiatan politik praktis, bersikap netral sebenarnya juga untuk menjaga agar PNS bersangkutan tidak mendapatkan masalah di kemudian hari.

"Ketika salah seorang PNS mendukung kemenangan seorang kandidat, dan ternyata kandidat yang didukung kalah dalam Pemilukada, tentunya bakal menemui masalah. Bahkan, jika PNS yang bersangkutan seorang pejabat, tidak menutup kemungkinan terdepak dari jabatannya," ujar Hamdy Assovie usai Musrenbang KKU Selasa (26/3/13).  

Hamdy Assovie menyatakan, bahwa Pemerintah propinsi Kalbar selalu memonitor aktifitas para PNS pada suatu daerah yang menyelenggarakan Pilkada, termasuk KKU yang kini menggelar Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati. Dari hasil monitoring memang ada segelintir oknum PNS yang bermain dengan salah satu pasangan calon, terutama mereka yang memiliki hubungan emosional seperti kekerabatan. Tapi hubungan tersebut tidak dalam bentuk kegiatan politik praktis seperti mengiktui kampanye dari pasangan calon.

"Jumlah mereka pun sebenarnya sangat sedikit, sehingga tidak dapat digeneralisasikan terhadap seluruh PNS. Tapi bagi PNS yang terbukti terlibat dalam kegiatan politik praktis tentunya bakal mendapatkan sanksi seperti yang diatur dalam prundang – undangan," jelasnya.

Di sisi lain, Hamdy Assovie mengajak seluruh masyarakat Kayong Utara untuk menyukseskan Pilkada 2013, dan kepada warga yang telah memiliki hak pilih diminta untuk memberikan hak suaranya. Apalagi Pemerintah telah mengeluarkan Peraturan daerah (Perda) yang menetapkan hari berlangsunya Pemungutan suara sebagai hari yang diliburkan, untuk mengokomodir kepentingan masyarakat dalam berdemokrasi.   
 
"Saya juga mengajak seluruh masyarakat Kayong Utara untuk menjadikan Pilkada sebagai proses penguatan demokrasi, bukan untuk saling bertengkar. Setelah proses Pilkada berakhir maka semua pihak yang berkompetisi harus dapat menerima hasil Pilkada dan selanjutnya bersama – sama membangun Kayong Utara," pintanya. (Boyke Sinurat)

Berita Terkait

5 Komentar

Jasmine Sprei Shop Grosir Sprei Murah Online | 04 Januari 2014 - 19:14:33 WIB
makasih om semoga tetap sukses selallu
http://jasminespreishop.blogspot.com
SCTV | 04 Februari 2014 - 18:00:40 WIB
syukurlah sudah mengabarkan hal berita tersebut www.jadwalmotogp.com www.permainan-naruto.com
Lowongan Kerja | 27 April 2014 - 09:39:46 WIB
artikel yang menginspirasi, saya share lowongan kerja terbaru terimasih telah berbagi
obat bius | 29 Juli 2014 - 06:36:53 WIB
Informasinya semakin ok saja dari hari ke hari, semoga tetap bisa menyajikan informasi yang terbaiknya ya untuk kami semua.
Ditunggu berita yang tidak kalah menariknya dari ini :)
hollow | 29 Juli 2014 - 07:57:41 WIB
pengetahuan adalah teman yang terbaik,ia selalu mengikuti kemana kita pergi.tatkala semua orang menolak kita,pengetahuan tetap membisikkan sesuatu yg berharga..terima kasih om admin yang telah memberikan informasi yang sangat inovatif dan sangat membantu kami dalam mencari inspirasi yang sangat bagus.. Jadi kami ucapkan sekali lagi terima kasih banyak untuk semua.

Isi Komentar